Cara Aqiqah
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat. Salam dan shalawat kita sampaikan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat beliau, dan kepada kita semua.
Di antara kita, ada yang sudah berkeluarga atau masih sendiri. Ada yang sudah mempunyai anak, ada yang tengah menunggu kelahiran si buah hati, dan ada pula yang belum di karuniai anak.
Dalam kondisi apa pun, kita perlu menambah pengetahuan, khususnya pengetahuan agama yang berkaitan dengan kegiatan keluarga dan kegiatan itu sesuai dengan yang di contohkan oleh Rasulullah SAW sebagai teladan hidup dan kehidupan kita.
Salah satu contoh yang perlu kita ketahui adalah tentang bagaimana kita menyelenggarakan aqiqah ketika bayi kita lahir.
Pengetahuan ini penting karena kegiatan aqiqah ini akan sangat berpengaruh kepada perkembangan anak kita.
Aqiqah menurut bahasa artinya memotong. Asalnya dinamakan aqiqah, karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu.
Ada yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong.
Ada pula yang mengatakan bahwa aqiqah itu asalnya ialah rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu, rambut ini disebut aqiqah, karena ia mesti dicukur.
Aqiqah adalah penyembelihan domba atau kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke-7, 14, atau 21. Jumlahnya 2 ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan sesuai ketentuan aqiqah.
Kegiatan aqiqah adalah satu paket dengan empat kegiatan lainnya, yaitu :
1. Memberi nama,
2. Mencukur rambut,
3. Memotong kambing,
4. Khitan.
Dalam buku ini akan dijelaskan secara lengkap bagaimana kegiatan dari paket aqiqah itu dengan berbagai hujjahnya.
Betapa pentingnya kita melaksanakan kegiatan sunnah sebagaimana yang ditetapkan oleh Rasulullah SAW, lalu kita melaksanakan dengan sederhana dengan mengundang keluarga, teman, tetangga dalam jumlah yang di sesuaikan kemampuan kita.
Kegiatan aqiqah ini juga sebagai salah satu bentuk syiar. Bagaimana kita menunjukkan kepada masyarakat dengan kegiatan keagamaan yang benar.
Kegiatan aqiqah juga sebagai bentuk ikrar, sebagai janji kita kepada Allah SWT, yang disaksikan oleh para undangan bahwa kita akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membesarkan anak kita dengan sebaik-baiknya.
Bagi kita yang di undang, usahakan untuk dapat menghadirinya. Berikanlah ucapan selamat atas kelahiran anak kepada kedua orang tuanya, kepada saudara-saudaranya.
Dan tunjukkan pula bahwa kita ikut bergembira atas bertambahnya warga yang insyaAllah kelak akan dapat mengemban amanah Allah, akan berbakti kepada orang tuanya, dan bermanfaat untuk masyarakat.
Tata Cara Aqiqah
Bagaimana tata cara aqiqah sesuai tuntunan agama?apakah boleh memberikan uang saja (senilai untuk membeli hewan aqiqah + tambahan) kepada panti asuhan atau kita harus mengadakan jamuan dirumah?
Aqiqah adalah sunnah dengan menyembelih dua ekor kambing bila anak yang lahir lelaki, dan seekor bila perempuan sebagai tanda syukur.
Kambing yang disembelih adalah jantan dan tidak cacat. Yang dapat disembelih sebelum hari ketujuh kelahirannya atau sesudahnya.
Dagingnya dibagikan sebagaimana daging korban tetapi disunnatkan memasak sebagian dan memakannya bersama keluarga.
Anda dapat juga memberi uangnya kepanti asuhan lalu mereka yang membeli kambing menyembelih dan memberinya kepada penghuni panti.
Artikel ini dibuat secara ringkas dan praktis, diharapkan dapat menjadi rujukan keluarga muslim dalam membina keluarga yang sakinah penuh mawaddah dan rahmah, amiinn
Kami berharap, dengan tersebarnya petunjuk Allah dan sunnah Rasulullah, insyaAllah kita sukses dan selamat.
Jika anda akan melakukan aqiqah, segera hubungi kami. Kami akan membantu pelaksanaan aqiqah anda.
Untuk Informasi dan Pemesanan bisa Menghubungi :
Telp: 0857-4962-2504
HP/WA: 0813-3568-0602
Kantor Pusat Nganjuk
Gedung Pusat Aqiqah & Qurban
Jl. Punto Dewo Baron Timur RT01 / RW01
Baron, Nganjuk, Jawa Timur
_-_Aqiqah Berkah Siap Membantu Pelaksanaan Aqiqah Anda_-_